Segara Anakan Malang, Cagar Alam Bukan Obyek Wisata

Pantai yang berada di jejeran Malang Selatan sudah sejak dulu terkenal akan keindahan dan keeksotisannya. Tidak hanya ada satu dua pantai di sini, lebih dari berpuluh pantai dapat dikunjungi bagi para wisatawan yang sedang melewati jalur linta selatan. Sejak selesainya jalur lintas selatan, pantai yang berada di Malang Selatan semakin terekspos karena semakin mudahnya akses jalan. Bahkan sempat selalu ada pantai baru yang bermunculan.

Pantai-pantai yang dulu tersembunyi kini banyak yang kemudian dibuka untuk umum. Dengan banyaknya pantai sekalipun tidak membuat ada pantai yang kemudian menjadi sepi, pantai-pantai yang ada di Malang Selatan tidak pernah sepi dari pengunjung bahkan ketika bukan hari libur atau musim libur. Dari sekian banyak pantai yang dibuka untuk umum atau boleh dikunjungi, ada satu tempat yang dari dulu hingga sekarang sebenarnya tidak diperbolehkan didatangi oleh wisatawan karena termasuk dalam cagar alam. Meski demikian masih banyak orang yang nekat datang. Tempat tersebut adalah Segara Anakan Malang, surga tersembunyi di Pulau Sempu.

Menikmati Cagar Alam Segara Anakan Malang

Titelnya sebagai Cagar Alam nampaknya banyak tidak diindahkan oleh banyak orang bahkan oleh warga sekitar sekalipun. Itulah mengapa masih ada saja wisatawan yang bisa mencapai Segara Anakan. Segara Anakan Malang sendiri merupakan sebuah laguna raksasa yang terletak di Pulau Sempu, Sendang Biru, Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur sempat berang karena meskipun Segara Anakan sudah terbilang cagar alam. Hal ini dikarenakan Pemerintah Kabupaten Malang terus gencar mempromosikan Pulau Sempu sebagai obyek wisata. Untuk mencapai Segara Anakan Malang yang berada di tengah Pulau Sempu ini tidak bisa dibilang mudah bahkan membutuhkan waktu hingga 2-3 jam dengan jalan yang licin dan terjal. Namun bukannya menghimbau agar tidak masuk, bahkan ada jasa pemandu yang disediakan.

Titel cagar Alam disematkan ke Pulau Sempu dikarenakan memiliki keanekaragaman hayati yang kaya dan dari berbagai jenis ekosistem. Peraturan mengenai Cagar Alam tertuang di Peraturan Pemerintah Nomor 28/2011 yang menegaskan bahwa cagar alam untuk penelitian, pendidikan, konservasi alam, penyerapan karbon, dan pemanfaatan sumber plasma nutfah untuk penunjang budaya. Bahkan larangan berwisata ke Segara Anakan sempat tertuang dalam surat edaran bernomor SE.02/k.2/BIDTEK.2/KSA/9/2017 tentang Larangan Aktivitas Wisata ke Cagar Alam Pulau Sempu yang diunggah di laman resmi Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Timur.

Baca Juga : Eco Green Park Malang, Solusi Liburan Keluarga

Segara Anakan Malang memang bisa dikatakan sebagai surga tersembunyi yang ada di Pulau Sempu. Keindahan alamnya memang tidak bisa ditampik lagi. Apalagi jauh dari pemukiman pada penduduk. Sebuah kolam besar alami dengan air yang jernih serta dikelilingi oleh rindangnya pepohonan memang sangat mengundang siapa saja untuk datang. Tapi buat kamu yang sudah tahu jika Segara Anakan serta Pulau Sempu bukanlah tempat wisata melainkan Cagar Alam yang harus dirawat dan dipeliharanya sudah seharusnya menahan diri untuk tidak datang dan menghimbau rekan atau saudara yang mungkin memiliki niat untuk datang kesini. Melestarikan keindahan alam bisa dimulai dengan cara yang mudah bukan?

Wisata Terpopuler
Layanan Tirta Jaya Travel

Travel

Paket Wisata

Paket Kilat

Rental Mobil

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *